Senin, 05 Mei 2014

Tugas Pidato Bahasa Indonesia



Nama  : Mutiara Hikmah Hardiyanti
Kelas  : 2EB24
NPM  : 25212186



                                                             PIDATO



Kebudayaan Korea Selatan 


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang terhormat Bapak / Ibu Dosen dan Teman-teman sekalian
Sebelumnya marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, pada hari ini kita semua masih diberi kesempatan untuk dapat hadir ditempat ini.
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato singkat yang bertemakan "Memperkenalkan Kebudayaan Korea Selatan": ini. 

Teman -  teman yang saya hormati.
Sebagai warga yang mencintai tanah kelahirannya dan sebagai warga dari negara yang kita cintai ini. Sepatutnya kita dapat menjaga apa yang telah menjadi warisan para leluhur kita yaitu "Kebudayaan". Untuk pidato kali ini saya akan menyampaikan dan memperkenalkan keunikan dan kebudayaan dari Negeri Ginseng ini.

Teman-teman yang saya hormati.
Nama asli Negara korea adalah Taehan Min’Guk. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul, dengan bahasa nasional Korea dan mata uang Korsel adalah Won. Kebanyakan penduduk Korea beragama Kristen, Buddha, dan Chongogyoisme.
Dewasa ini perkembangan mengenai dunia perkoreaan sangat pesat sekali. Baik dalam hal musik, seni tari, film, fashion, dan lain sebagainya. Tidak ketinggalan pula dalam hal makanan. Makanan Korea sekarang ini sudah sangat mendunia. Hampir bisa dipastikan bahwa tidak ada orang yang tidak suka makanan Korea. Karena cita rasa yang unik dan bumbu-bumbu yang jarang kita temukan yang membuat makanan Korea sangat berbeda di lidah kita.

Budaya Makanan
Dalam budaya Korea, ada satu makanan khas yang memiliki suatu arti yang tidak dimiliki oleh makanan lainnya. Makanan ini disebut kimchi. Di setiap sesi makan, ketidakberadaan kimchi akan memberikan kesan tidak lengkap. Kimchi adalah suatu makanan yang biasanya merupakan sayuran yang rendah kalori dengan kadar serat yang tinggi (misalnya bawang, kacang panjang, selada, dan lain-lain) yang dimasak sedemikian rupa dengan bumbu dan rempah-rempah sehingga menghasilkan rasa yang unik dan biasanya pedas. Dalam kenyataannya (menurut hasil penelitian kesehatan WHO), jenis-jenis kimchi memiliki total gizi yang jauh lebih tinggi dari buah manapun.

Bahasan selanjutnya adalah mengenai Kebiasaan / Tradisi, Kesenian, dan Bahasa Korea Selatan
Ada sebuah tradisi / kebiasaan yang cukup terkenal di Korea. Tradisi ini dinamakan “Sesi Custom”. Tradisi sesi dilaksanakan sekali setiap tahun. Sesi adalah sebuah tradisi untuk mengakselerasikan ritme dari sebuah lingkaran kehidupan tahunan sehingga seseorang dapat lebih maju di lingkaran kehidupan tahun berikutnya. Tradisi Sesi dilaksanakan berdasarkan kalender bulan (Lunar Calender).
Kesenian tradisional di Korea, dalam hal ini musik dan tarian, Ada beberapa alat musik tradisional yang digunakan, misalnya hyeonhakgeum (sejenis alat musik berwarna hitam yang bentuknya seperti pipa dengan tujuh buah senar) dan gayageum (alat musik mirip hyeonhakgum tetapi bentuk, struktur, corak, dan cara memainkannya berbeda dan memiliki dua belas buah senar).
Musik di Korea Selatan dibedakan menjadi 2 macam, yaitu musik Jeongak dan musik Minsogak. Musik jeongak atau yang biasa disebut musik istana adalah musik yang dahulu hanya dimainkan atau dipentaskan oleh masyarakat kelas atas. Sedangkan musik minsogak adalah musik yang biasa dimainkan oleh kebanyakan rakyat Korea dan tidak memandang siapa yang memainkannya.
Tarian tradisional yang cukup terkenal di Korea antara lain cheoyongmu (tarian topeng), hakchum (tarian perang), dan chunaengjeon (tarian musim semi) yang ditarikan sebagai tanda terima kasih kepada dewa Irwolseongsin dan dewa Sancheonsin atas panen yang berhasil.
Rumah tradisional Korea disebut Hanok. Hanok biasanya terdiri dari bagian dalam (anchae), bagian untuk pria (sarangchae), ruang belajar (sarangbang), dan ruang pelayan (haengrangbang)
Bahasa yang digunakan di Korea adalah bahasa Korea . Penulisan bahasa Korea dinamakan Hangeul. Hangeul diciptakan oleh Raja Sejong pada abad ke 15. Hangeul terdiri dari 10 huruf vokal dan 14 konsonan yang bisa dikombinasikan menjadi banyak sekali huruf-huruf dalam bahasa Korea. Hangeul sangat mudah dibaca dan dipelajari. Hangeul juga dianggap sebagai bahasa tulisan yang paling sistematik dan scientific di dunia.

Kebiasaan Unik Orang Korea
Indonesia sedang dilanda demam K-Pop sehingga budaya Korea Selatan pun perlahan-lahan mulai masuk. Mulai dari drama Korea sampai ke lagu-lagu K-Pop. Semua hal tersebut membawa budaya Korea Selatan dengan hal-hal unik yang dilakukan oleh orang Korea Selatan pun diadaptasi ke Indonesia. Anda yang penasaran dengan fakta unik orang Korea Selatan, berikut beberapa hal yang mungkin sudah sering Anda lihat di drama Korea Selatan dan mungkin sudah sering Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari karena sering menonton drama Korea.
1. Orang Korea rata-rata berteperamen tinggi. Mereka menganggap biasa untuk memaki dan berbicara keras pada bawahan.
2. Orang Korea Selatan sangat menggilai gadget. Jadi ketika Anda berjalan-jalan di Korea baik di trotoar, subway dan tempat lainnya, orang Korea pasti akan selalu memegang handphone, tv pocket yang bahkan dilengkapi dengan headset. Tetapi jika Anda bertanya jalan, mereka akan segera membuka GPS pada ponsel bagi Anda.
3. Orang Korea memiliki fakta unik yakni mereka punya kebiasaan makan mie langsung dari panci. Tidak heran juga karena panci yang digunakan oleh mereka adalah panci kuningan sehingga lebih cepat dingin dan kata orang Korea lebih terasa kekeluargaan.
4. Orang Korea jarang makan dengan tangan karena dianggap kurang sopan.
5. Dalam menerima atau menyerahkan sesuatu harus selalu dengan dua tangan.
6. Orang Indonesia maupun orang Korea menganggap kontak mata sebagai pantangan dan tidak   boleh dilakukan kepada orang yang dihormati atau lebih tua.
7.Dalam kehidupan sehari-hari, berjabat tangan juga lazim di lakukan orang-orang Korea. Sebagai bentuk salam, umumnya orang Indonesia menggunakan jabat tangan dan cium pipi, sedangkan di Korea membungkukkan badan dan jabat tangan. Dalam hal jabat tangan terdapat perbedaan pula antara Indonesia dan Korea. Di Indonesia umumnya yang muda mengajak jabat tangan, sedangkan di Korea yang muda menunggu ajakan jabat tangan dari yang tua.
8.Orang-orang Korea biasa memberikan salam saat perkenalan, sebelum makan, sesudah makan, ketika berpamitan, ketika tidur, dll, dengan cara menganggukkan kepala dan sedikit membungkukkan badan. Kepala di tundukkan sekitar 30-60 derajat selama 2-3 detik.
9.Nasionalisme orang Korea yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya. Mereka bangga memakai produk buatan dalam negeri.
10.Prinsip orang Korea, Waktu adalah uang. Jadi tidak ada istilah malas-malasan. Budaya senggol menyenggol ketika mengantri atau berjalan kaki disana adalah hal yang biasa karena semua serba terburu waktu.
11.Keunikan Korea yang lainnya menentukan umur seseorang dihitung mulai saat janin berada dalam kandungan. Jadi begitu bayi lahir umurnya sudah 1 tahun.


Teman-teman yang saya hormati
Ibu Kota Korea sendiri terletak di Seoul. Disana terdapat banyak obyek wisata yang wajib di kun jungi bila berkunjung ke Korea, seperti : Namsan Tower, Han River, Pusat Perbelanjaan Myeongdong dan Nam Dae Mun Market dan lain sebagainya.
Alangkah Banyaknya kesenian dan kebudayaan yang dimiliki oleh korea selatan ini, dan dapat kita jadikan contoh.
Walaupun Tema Pidato saya kali ini mengenai "Memperkenalkan Budaya Korea Selatan" bukan berarti kita lupa dengan Tanah Air kita yang tercinta ini. Marilah kita jaga semua warisan leluhur kita itu sebelum kita menyesal karena telah mengabaikannya, dan jangan sampai kita hanya jadi penonton dari budaya sendiri, tapi, marilah kita ikut berperan dalam menjaga dan melestarikannya. Hadirin yang saya hormati, Demikian pidato yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat dan semoga Allah, Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan dan petujuk-Nya kepada Kita sekalian.
Sekian dan Terima kasih
Wassallamu’alaikum wr. wb.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar