Minggu, 27 Januari 2013


TUGAS 5 ARTIKEL PENGANTAR BISNIS


TUGAS ARTIKEL Pengantar Bisnis

Nama : Mutiara Hikmah Hardiyanti
Kelas : 1EB17
NPM : 25212186

Artikel 1


Memotivasi Karyawan Dan Membangun Tim yang Mandiri

Agar para pekerja termotivasi dengan apa yang mereka kerjakan perlunya Pengahargaan intriksik merupakan kepuasan pribadi yang anda rasakan ketika anda bekerja dengan baik dan mencapai tujuan dan juga Penghargaan ekstrinsik merupakan sesuatu yang diberikan kepada anda oleh orang lain sebagai pengakuan atas pekerjaan yang baik; penghargaan ekstrinsik termasuk kenaikan bayaran, pujian, dan promosi.

Menejemen ilmiah yaitu mempelajari para pekerja untuk menemukan cara-cara efisien untuk melakukan hal-hal dan kemudian mengajari roang-orang tersebut. Studi gerakan waktu yaitu studi, yang dimulai Frederic Taylor, yang tugasnya harus dilakukan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan setiap tugas. Prinsip gerakan ekonomi yaitu teori yang dikembangkan oleh Frank dan Lillian Gilbreth bahwa setiap pekerjaan dapat dipecahkan menjadi serangkaian gerakan dasar.

Efek Hawthrone yaitu kecenderungan orang-orang untuk berprilaku secara berbeda ketika mereka berprilaku secara berbeda ketika mereka tahu sedang dipelajari. Haerarki kebutuhan Maslow adalah teory motivasi yang didasarkan pada kebutuhan manusia yang belum dipenuhi dari kebutuhan fisiologis dasar sampai kebutuhan keamanan, sosial, dan harga diri sampai kebutuhan aktualisasi diri.

Kesimpulan dari studi Herzberg adalah faktor-faktor tertentu yang disebut dengan faktor motivator, yang membuat para karyawan menjadi produktif dan yang memberi mereka keputusan. Dan faktor higiene, faktor yang dapat menyebabkan ketidakpasan apabila tidak ada, tetapi yang tidak selalu memotivasi karyawan bila ditingakatkan. Penggayaan menurut Herzberg dibagi menjadi 3 yaitu penggayaan pekerjaan, strategi mootivasional yang menekan pemotivasian pekerjan melalui pekerjaan itu sendiri. Penggayaan pekerjaan, trategi penggayaan pekerjaan pekerjaan yang melibatkan pengombinasian serangkaian tugas kedalam satu tugas yang menantang dan menarik. Penggayaan rotasi pekerjaan, strategi penggayaan pekerjaan yang melibatkan pemindahan karyawan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan yang lain.

Teory X berasumsi bahwa orang bisa tidak menyukai pekerjaan dan akan menghindarinya bila mungkin oleh karena itu orang-orang harus dipaksa, dikendaliakn dan diancam dengan hukuman guna mencapai tujuan organisasional. Teory Y berasumsi bahwa orang-orang menyukai pekerjaan dan menerima tanggung jawab untuk mencapai tujuan bila di beri penghargaan karena melakukan hal itu. Teory Z berasal dari Jepang dan menekan jangka panjang; pengambilan keputusan kolektif; tanggung jawab individual; evaluasi dan promosi yang lambat; kendali yang implisit dan informal dengan kendali eksplisit dan formal; jalan karier yang cukup terspesialisasi; dan perhatian holistisis untuk karyawan (termasuk keluarga).

Teory penentuan tujuan dan menejemen objektif didasarkan pada Teory Penentuan Tujuan, pemikiran bahwa penentuan tujuan yang ambisius, tetapi dapat dicapai dan memotivasi para pekerja dan meningkatkan kinerja apabila tujuan diterima, disertai dengan umpan balik, dengan difasilitasi oleh kondisi organisasional. Menejemen Menurut objektif, sistem penentuan tujuan dan implementasi yang melibatkan implementasi yang melibatkan siklus diskusi, tinjauan, dan evaluasi objektif di antara manajer tingkat puncak dan menengah, penyedia dan karyawan.Teory Harapan (Teory Victor Vroom) bahwa jumlah usaha yang digunakan para karyawan daam tugas tertentu bergantung pada harapan mereka akan hasil. Teory Penguatan yang branggapan bahwa penguat yang positif dan negatif memotifasi seseorang untuk berprilaku dalam cara-cara tertentu. Teory Keadilan berpikiran bahwa karyawan berusaha untuk mempertahankan keadilan antara pemasukan dan hasil bila dibandingkan dengan orang lain dalam posisi yang sama.

Prosedur yang mendorong untuk berkomunikasi secara terbuka adalah
· Menciptakan kultur organisasional yang menghargai sikap mendengarkan
· Melatih para penyedia untuk mendengarkan
· Meniadakan penghalang untuk komunikasi yang terbuka
· Secara aktif melakukan upaya untuk memfasilitasi komunikasi

Dapat disimpulkan dari penjelasan diatas bahwa banyak cara atau teori untuk memotivasi karyawan dan membangun Tim yang mandiri serta ada beberapa prosedur yang mendorong untuk berkomunikasi secara terbuka. Menurut Teory Keadilan berpikiran bahwa karyawan berusaha untuk mempertahankan keadilan antara pemasukan dan hasil bila dibandingkan dengan orang lain dalam posisi yang sama.

SUMBER :ALDILA



Artikel 2


Menumbuhkan Semangat Mengembangkan Peluang Wirausaha

Sebagai negara sedang berkembang, Indonesia termasuk masih kekurangan wirausahawan. Mengapa hal itu dapat terjadi? Di satu sisi institusi pendidikan dan masyarakat kurang mendukung pertumbuhan wirausahawan. Di sisi lain, banyak kebijakan pemerintah yang tidak dapat mendorong semangat kerja masyarakat, misalkan kebijakan harga maksimum beras, maupun subsidi yang berlebihan yang tidak mendidik perilaku ekonomi masyarakat.

Sebagian besar pendorong perubahan, inovasi dan kemajuan suatu negara adalah para wirausahawan. Wirausahawan adalah seorang yang menciptakan sebuah bisnis yang berhadapan dengan resiko dan ketidakpastian bertujuan memperoleh profit dan mengalami pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi kesempatan dan memanfaatkan sumber daya yang diperlukan. Dewasa ini banyak kesempatan untuk berwirausaha bagi setiap orang yang jeli melihat peluang bisnis tersebut. Karier kewirausahaan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat serta memberikan banyak pilihan barang dan jasa bagi konsumen, baik dalam maupun luar negeri. Meskipun perusahaan raksasa lebih menarik perhatian publik dan sering kali menghiasi berita utama, bisnis kecil tidak kalah penting perannya bagi kehidupan sosial dan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Oleh karena itu pemerintah mengharapkan para sarjana yang baru lulus mempunyai kemampuan dan keberanian untuk mendirikan bisnis baru meskipun secara ukuran bisnis termasuk kecil, tetapi membuka kesempatan pekerjaan bagi banyak orang. Pihak perguruan tinggi bertanggung jawab dalam mendidik dan memberikan kemampuan dalam melihat peluang bisnis serta mengelola bisnis tersebut serta memberikan motivasi untuk mempunyai keberanian menghadapi resiko bisnis. Peranan perguruan tinggi dalam memotivasi para sarjananya menjadi young entrepreneurs merupakan bagian dari salah satu faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan.


Menurut Thomas Zimmerer dalam bukunya, ada 8 faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan antara lain sebagai berikut :

1. Wirausahawan Sebagai Pahlawan.
Faktor diatas sangat mendorong setiap orang untuk mencoba mempunyai usaha sendiri karena adanya sikap masyarakat bahwa seorang wirausaha dianggap sebagai pahlawan serta sebagai model untuk diikuti. Sehingga status inilah yang mendorong seseorang memulai usaha sendiri.

2. Pendidikan Kewirausahaan.
Pendidikan kewirausahaan sangat populer di banyak akademi dan universitas di Amerika. Banyak mahasiswa semakin takut dengan berkurangnya kesempatan kerja yang tersedia sehingga mendorong untuk belajar kewirausahaan dengan tujuan setelah selesai kuliah dapat membuka usaha sendiri.

3. Faktor ekonomi dan Kependudukan.
Dari segi demografi sebagian besar entrepreneur memulai bisnis antara umur 25 tahun sampai dengan 39 tahun. Hal ini didukung oleh komposisi jumlah penduduk di suatu negara, sebagian besar pada kisaran umur diatas. Lebih lagi, banyak orang menyadari bahwa dalam kewirausahaan tidak ada pembatasan baik dalam hal umur, jenis kelamin, ras, latar belakang ekonomi atau apapun juga dalam mencapai sukses dengan memiliki bisnis sendiri.

4. Pergeseran ke Ekonomi Jasa
Di Amerika pada tahun 2000 sektor jasa menghasilkan 92% pekerjaan dan 85% GDP negara tersebut. Karena sektor jasa relatif rendah investasi awalnya sehingga untuk menjadi populer di kalangan para wirausaha dan mendorong wirausaha untuk mencoba memulai usaha sendiri di bidang jasa.

5. Kemajuan Teknologi.
Dengan bantuan mesin bisnis modern seperti komputer, laptop, notebook, mesin fax, printer laser, printer color, mesin penjawab telpon, seseorang dapat bekerja dirumah seperti layaknya bisnis besar. Pada zaman dulu, tingginya biaya teknologi membuat bisnis kecil tidak mungkin bersaing dengan bisnis besar yang mampu membeli alat-alat tersebut. Sekarang komputer dan alat komunikasi tersebut harganya berada dalam jangkauan bisnis kecil.

6. Gaya Hidup Bebas.
Kewirausahaan sesuai dengan keinginan gaya hidup orang Amerika yang menyukai kebebasan dan kemandirian yaitu ingin bebas memilih tempat mereka tinggal dan jam kerja yang mereka sukai. Meskipun keamanan keuangan tetap merupakan sasaran penting bagi hampir semua wirausahawan, tetapi banyak prioritas lain seperti lebih banyak waktu untuk keluarga dan teman, lebih banyak waktu senggang dan lebih besar kemampuan mengendalikan stress hubungan dengan kerja. Dalam penelitian yang telah dilakukan bahwa 77% orang dewasa yang diteliti, menetapkan penggunaan lebih banyak waktu dengan keluarga dan teman sebagai prioritas pertama. Menghasilkan uang berada pada urutan kelima dan membelanjakan uang untuk membeli barang berada pada urutan terakhir. 

7. E-Commerce dan The World-Wide-Web
Perdagangan on-line tumbuh cepat sekali, sehingga menciptakan perdagangan banyak kesempatan bagi wirausahawan berbasis internet atau website. Data menunjukkan bahwa 47% bisnis kecil melakukan akses internet sedangkan 35% sudah mempunyai website sendiri. Faktor ini juga mendorong pertumbuhan wirausahawan di beberapa negara.

8. Peluang Internasional.
Dalam mencari pelanggan, bisnis kecil kini tidak lagi dibatasi dalam ruang lingkup Negara sendiri. Pergeseran dalam ekonomi global yang dramatis telah membuka pintu ke peluang bisnis yang luar biasa bagi para wirausahawan yang bersedia menggapai seluruh dunia.

Dapat disimpulkan dari penjelasan diatas Wirausahawan merupakan pendorong perubahan, inovasi dan kemajuan suatu negara. Oleh sebab itu pemerintah mengharapkan para sarjana yang baru lulus mempunyai kemampuan dan keberanian untuk mendirikan bisnis baru meskipun secara ukuran bisnis termasuk kecil, tetapi membuka kesempatan pekerjaan bagi banyak orang.




Sumber : http://peluang-bisnis-wirausaha.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar